Ketua Komisi II DPR RI Rifqinizamy Karsayuda menjelaskan alasan komisinya menyecar soal kepastian kepindahan ASN ke Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Dia menegaskan hal ini penting demi kelancaran investasi.
Menurutnya, keberadaan penghuni di IKN dapat mendongkrak kepercayaan investor untuk menanamkan modalnya di IKN.
“Karena kalau IKN itu dalam tanda kutip belum berpenduduk, maka rasanya mustahil investor datang ke IKN,” kata Rifqinizamy di sela-sela rapat bersama Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi hingga Otorita IKN di kompleks parlemen, Jakarta, Selasa (22/4/2025).
Dia mengatakan, kehadiran investor di IKN bakal berdampak pada pembangunan sejumlah sarana publik, mulai dari restoran, hotel, sekolah, hingga rumah sakit.
Sebelumnya, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Rini Widyantini mengatakan pemindahan aparatur sipil negara (ASN) ke Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur ditunda, menunggu arahan selanjutnya dari Presiden Prabowo Subianto.
“Untuk itu kami sudah mengirimkan surat ke kemneterian dan lembaga kami sudah menyampaikan surat penundaan kepada seluruh kementerian lembaga dan pegawai ASN mengenai penundaan pemindahan ini melalui surat Menpan RB yang kami tandatangani pada tanggal 24 Januari 2025, ujar Rini saat rapat bersama Komisi II DPR RI, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (22/4/2025).
Rini menyampaikan, Presiden Prabowo masih memandang penting soal penataan organisasi tata kerja sebagian kementerian pada Kabinet Merah Putih. Infrastruktur sejumlah badan atau lembaga baru, kata dia, belum tersedia di IKN.
“Kementerian dan lembaga Kabinet Merah Putih tersebut sedang pada tahap konsolidasi internal pada masing-masing instansi nya selain itu sampai akhir 2024 masih dilakukan penyesuaian terhadap gedung perkantoran dan unit hunian untuk ASN terkait dengan berubahnya jumlah Kementerian dan lembaga,” kata dia.
Dengan demikian, rencana pemindahan ASN ke IKN masih belum disetujui oleh Prabowo. Bahkan, kata dia, Perpres pun belum diteken hingga saat ini.
“Oleh karena itu rencana pemindahan ASN belum dapat dilaksankan. Adapun jadwal finalnya nanti, kami belum mendapatkan arahan dari bapak presiden mengingat Perpres tentang pemindahan juga belum di tandatangani sampai hari ini oleh bapak Presiden,” ucapnya.
Sumber: https://www.inilah.com/ikn-tak-kunjung-dihuni-jangan-mimpi-investor-datang