Fokus dalam kerja-kerja pemerintahan di tengah agenda Pemilu Serentak 2024 merupakan salah satu titah yang disampaikan Presiden Joko Widodo kepada seluruh menterinya di Kabinet Indonesia Maju.
Jokowi memastikan tahapan Pemilu 2024 akan dimulai pertengahan tahun ini. Tapi ia meminta menteri dan termasuk kepala lembaga agar fokus bekerja di tugasnya masing-masing
Bagi anggota Komisi II DPR RI Rifqinizamy Karsayuda, titah Jokowi itu adalah angin segar yang mengakhiri polemik wacana penundaan Pemilu Serentak 2024.
“Saya kira ini adalah sinyal positif bagi semua pihak yang berkepentingan dalam penyelenggaraan Pemilu 2024, bahwa agenda konstitusional kita akan berjalan sesuai dengan harapan kita bersama,” ujar Rifqinizamy kepada wartawan, Selasa (10/5).
Legislator PDI Perjuangan ini mengatakan, sebagai tindaklanjut Komisi II akan segera menggelar rapat bersama pemerintah dan penyelenggara pemilu untuk finalisasi segala persiapan yang diperlukan.
“Komisi II dan pemerintah, berserta dengan penyelenggara pemilu juga akan melakukan finalisasi kebutuhan anggaran pelaksanaan Pemilu 2024,” tandasnya.
Baca Juga :

Rifqinizamy: UU Kabupaten/Kota Perkuat Fondasi Hukum Daerah

Revisi UU Pemilu tidak hanya untuk Kepentingan 2029

Rifqinizamy: DPR Finalisasi Gaji PPPK melalui APBN

Sah! Komisi II Setujui Tambahan Anggaran Ombudsman RI Rp 200 Miliar

Revisi UU Pemilu Bakal Diundur ke 2027

Panja Revisi UU Pemilu Segera Dibentuk, DPR: Sesuai dengan Tugas Prolegnas

DPR Tegur Menteri ATR/BPN soal Lambannya Persetujuan Lahan Program Presiden
