Banjarese.com, BANJARMASIN – Anggota DPR RI Dapil Kalimantan Selatan Muhammad Rifqinizamy Karsayudadipercaya mengisi kuliah tujuh menit (kultum) di Masjid Qalbun Salim Banjarmasin, Kamis (14/4) malam.
Di hadapan santri dan santriwati, Bang Rifqi menyampaikan sejumlah keutamaan bulan suci Ramadan.
Pertama, kata dia, Alquran pertama kali diturunkan pada bulan Ramadan.
“Di mana peristiwa tersebut dikenal dengan sebutan Nuzulul Quran,” ucap Bang Rifqi.
Kedua, Bang Rifqi mengutarakan Perang Badar juga terjadi pada bulan Ramadan.
Perang Badar adalah pertempuran besar pertama antara umat Islam melawan musuh-musuhnya.
Perang ini terjadi pada 17 Ramadan 2 H.
Pasukan kecil kaum Muslim yang berjumlah 313 orang bertempur menghadapi pasukan Quraisy dari Mekkah yang berjumlah 1.000 orang.
Setelah berperang habis-habisan selama 2 jam, pasukan Muslim menghancurkan barisan pertahanan pasukan Quraisy, yang kemudian mundur dalam kekacauan.
Selanjutnya, jelas dia, Indonesia merdeka juga pada bulan Ramadan. Tepatnya 9 Ramadan 1334 H.
“Di mana Jepang yang pada saat itu menjajah Indonesia harus menyerah terhadap sekutu, khususnya pasca-bom atom Hiroshima,” jelas Bang Rifqi.
Dalam kesempatan itu, Bang Rifqi yang juga alumnus salah satu pesantren Surakarta ini berharap agar santri-santriwati Pontren Modern Al Furqon memanfaatkan bulan Ramadan dengan sebaik mungkin.
Salah satunya dengan membaca Alquran.
“Jangan lupa kepada adinda sebagian untuk terus membaca Alquran,” pungkasnya.
Baca Juga :

Ketua Komisi II DPR RI Bersama Ombudsman Tinjau Program Inovasi Desa Anti Maladministrasi

Wakil Ketua Ombudsman dan Ketua Komisi II DPR RI Kunjungi MPP Banjarmasin

40 Sertifikat Tanah MBR Diserahkan, Komisi II DPR RI Pastikan Kepastian Hukum Sebelum Bedah Rumah

Kolaborasi Pusat dan Daerah, 40 Warga Kabupaten Banjar Terima Sertifikat Tanah MBR

Ketua Komisi II DPR Dorong Pimpinan Bawaslu Lebih Aktif Publikasikan Kinerja

Ketua Komisi II Dorong Bawaslu Aktif Publikasikan Kinerja di Media Sosial

Terima Kunjungan Komisi II DPR RI, Ombudsman Kalbar Perkuat Sinergi Pengawasan Pelayanan Publik
