Bang Rifqi Memvaksin Banua, Untuk Membantu Mempercepat Vaksinasi

REDAKSI8.COM – Bersama Bang Rifqi memvaksin Banua, guna mempercepat pelaksanaan vaksinasi yang diprogramkan oleh pemerintah. Keterlibatan lintas program dan sektor sangatlah penting untuk membantu pemerintah menyukseskan program vaksinasi nasional COVID-19. Dengan demikian semakin banyak yang divaksinasi, semakin cepat pula target herd immunity tercapai. 

Seperti yang dilakukan oleh Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Muhammad Rifqinizamy Karsayuda. Dengan mengajak masyarakat Kabupaten Banjar melakukan Vaksinasi “Bang Rifqi Memvaksin Benua” yang dilaksanakan di Aula Wisma Sultan Sulaiman jalan Menteri Empat Martapura.

“Jumlah vaksinasi yang disediakan hari ini sebanyak 2.000 dosis untuk tahap pertama dan nanti pada doses kedua juga 2000 doses yang kita sediakan,” ungkap Rifqinizamy Karsayuda

Walau dengan doses 2000 vaksin ini, ia menjelaskan bahwa untuk kabupaten Banjar tentu angka ini masih jauh dari kebutuhan untuk mengejar sebanyak mungkin vaksinasi yang untuk penduduk di Kabupaten Banjar.

“Karena itu kami melihat dan berterima kasih atas antusiasme masyarakat yang cukup baik dan mudah-mudahan 2000 doses yang disediakan hari ini bisa terpenuhi. Apalagi ini hari Jumat dan hari yang penuh berkah,” tuturnya

Untuk memenuhi jumlah ketersediaan vaksinasi terutama di Kabupaten Banjar dan Kalimantan Selatan dan berapa jumlah vaksinasi yang dibutuhkan untuk agar tuntas vaksinasi, Rifqinizamy sudah melakukan koordinasi dengan dinas Kesehatan Kabupaten Banjar berapa yang dipelukan.

“Kami tadi koordinasi dengan kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar dr Diauddin termasuk sahabat kami anggota DPRD provinsi Kalimantan Selatan Fahrani dari Dapil Kabupaten Banjar untuk nanti kita berikan lagi mendistribusikan vaksin dengan jumlah lebih besar yang mati pola distribusinya akan dilakukan melalui dinas kesehatan seluruh Puskesmas di Kabupaten Banjar,” ucapnya Anggota DPR RI dari Partai PDI Perjuangan inj

“Kami berharap masyarakat bisa memahami. Ini merupakan bagian dari ikhtiar kita bersama untuk keluar dari Pandemi covid 19 dan kita tahu Majelis Ulama Indonesia sudah mengeluarkan fatwa tentang kehalalan vaksin pada satu pihak pihak yang lain BPPOM juga menyatakan bahwa dari sisi kesehatan sangat baik,” tambahnya

Pelaksanaan Vaksinasi hari ini merupakan stimulan saja, dan tentu nanti vaksinasi selanjutnya metode Vaksinasi bukan seperti ini lagi jadi nanti akan didistribusikan vaksinnya melalui dinas kesehatan dan akan disalurkan ke puskesmas-puskesmas.

“Ambil contoh, nanti kita akan cek kekurangannya berapa, misalnya diperlukan 200.000 dosis vaksin untuk Kabupaten Banjar agar tuntas, maka tugas kami di DPR RI nanti akan berkomunikasi dengan pemerintah dalam hal ini Menteri Kesehatan untuk meminta agar 200.000 itu bisa didistribusikan ke kabupaten Banjar,” jelasnya

Rifqinizamy Karsayuda menilai lambannya pemberian vaksinasi selama ini problem adalah salah satunya adalah kekurangan vaksin itu sendiri, sehingga vaksin di pelayanan kesehatan terutama Puskesmas sangat terbatas. Kalau masyarakat datang kadang kala sudah habis dan belum tahu kapan masuknya bisa datang lagi.

“Nah ini yang yang sebetulnya masalah utama kita dan apa yang kami lakukan ini sepertinya simbolis dan stimulan saja untuk meneguhkan komitmen kita bersama untuk apa namanya mencapai 100% di Kabupaten Banjar,” tutupnya (https://www.redaksi8.com/)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *