HM Rifqinizamy Karsayuda, dari Intelektual Muda Menuju DPR RI

FIGUR-figur yang mewakili Kalsel di DPR RI sudah mendapatkan titik terang seusai rapat pleno rekapitulasi perhitungan suara tingkat provinsi tuntas pada Sabtu (11/5/2019) lalu.

UNTUK dapil Kalsel I yang terdiri atas Kabupaten Barito kuala, Tapin, Hulu Sungai Selatan, Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Utara, Balangan, Tabalang dan Banjar, ada dua pendatang baru yakni caleg PAN mantan Bupati Banjar Sultan Khairul Saleh dan Caleg PDIP HM Rifqinizamy Karsayuda. Mereka berdua bersama caleg petahanana Habib Aboe Bakar Alhabsy, Syaifullah Tamliha, Bambang Heri Purnama, dan Syaiful Rasyid, akan mewakili Kalsel di DPR RI Senayan Jakarta.

Rifqinizamy dulu lebih dikenal sebagai intelektual muda ahli hukum tata negara yang sempat mengabdikan diri sebagai dosen di Fakultas Hukum Universitas Lambung Mangkurat. Namanya bahkan sempat menembus media massa nasional sebagai akademisi kala itu.

Namun pertengahan 2016, Rifqi tersandung isu tak sedap, gelar masternya dari National University of Malaysia disebut palsu. Publik pun terkejut atas kabar tersebut. Rifqi memilih untuk mundur dari ULM, almamater yang membesarkan namanya, lantaran merasa integritasnya tercoreng.

Kepada jejakrekam.com, Rifqi bercerita seusai memutuskan mundur dari dunia akademisi masih ingin mengabdikan diri kepada masyarakat. Pada 2017 lalu ia dipercaya Jenderal (Purn) Moeldoko untuk memimpin Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kalsel.

Ia mengatakan, sebelum memutuskan menjadi caleg DPR RI, ia menerima banyak permintaan dari tokoh masyarakat dan kelompok tani untuk menjadi anggota legislatif. “Saya sadar tidak punya modal sosial dan finansial seperti caleg yang lain, saya hanya bermodalkan kepercayaan dari masyarakat dan keyakinan kepada Allah masuk ke dunia politik,” kata dia.

Rifqi mengakui dapil I merupakan tantangan yang berat baginya sebab karakteristik pemilih Islam tradisional dan basis Golkar yang mengakar, belum lagi persaingan internal partai seperti caleg petahana, Dardiansyah, artis kondang Ian Kasela, dan caleg perempuan potensial dari PDIP Rosiyati MH Thamrin yang tak bisa dianggap enteng.

Berbeda dengan caleg lain, Rifqi berkampanye tak dipenuhi alat peraga dan kegiatan-kegiatan besar lainnya, hanya bersilaturrahmi dengan tokoh-tokoh masyarakat dan ormas yang ia pimpin, seperti HKTI dan KAHMI Kalsel. Namun Rifqi membuktikan diri masih tetap harus selalu diperhitungkan, bukan saja sebagai intelektual masa lalu, namun sebagai politikus masa kini.

“Alhamdulillah masyarakat memberikan kepercayaan kepada saya, insya Allah kepercayaan dari masyarakat akan saya perjuangkan di DPR RI nanti,” pungkas Rifqi.

Sumber: http://jejakrekam.com/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.