BARABAI – News FHH,
Komisi II DPR RI bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) sukses menggelar khitanan massal gratis di Balai Rakyat Barabai, Minggu (19/10) pagi. Kegiatan sosial ini disambut antusias oleh masyarakat, dengan ratusan anak dari berbagai kecamatan di HST yang turut berpartisipasi.
Acara tersebut dihadiri oleh Ketua Komisi II DPR RI Muhammad Rifqinizamy Karsayuda,S.H.,M.H Bupati HST Samsul Rizal, Wakil Bupati Gusti Rosyadi Elmi, Ketua Komisi I DPRD HST Yazid Fahmi AS, Habib Didil, Kepala BPN HST, serta Direktur RSHD Barabai. Kehadiran para tokoh tersebut menjadi bukti nyata dukungan terhadap kegiatan kemanusiaan yang membawa manfaat langsung bagi warga.
Sebanyak 191 anak mengikuti khitanan massal ini. Proses pelaksanaan dilakukan oleh 20 tenaga medis profesional yang disiapkan untuk memberikan pelayanan terbaik serta memastikan keamanan dan kenyamanan seluruh peserta.
Dalam sambutannya, Bupati Hulu Sungai Tengah Samsul Rizal yang di sampaikan Wakil Bupati HST Gusti Rosyadi Elmi menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan sosial ini. Menurutnya, khitanan massal bukan hanya sebatas kegiatan keagamaan, tetapi juga bentuk kasih sayang dan kepedulian pemerintah terhadap masyarakat, khususnya anak-anak.
“Dalam tradisi kita, khitan bukan hanya tuntutan agama, tetapi juga simbol kesiapan seorang anak untuk tumbuh menjadi pribadi yang lebih mandiri dan bertanggung jawab,” ujarnya.
Ia menambahkan, khitan juga merupakan langkah penting dalam menjaga kesehatan dan kebersihan diri sejak dini.
Sementara itu, Ketua Komisi II DPR RI Muhammad Rifqinizamy Karsayuda.,S.H.,M.H menegaskan bahwa khitan memiliki makna religius yang mendalam bagi umat Islam.
“Khitan ini wajib bagi seorang laki-laki. Sebelum baligh, anak laki-laki harus dikhitan agar ibadahnya menjadi sempurna,” tegasnya.
Melalui kegiatan ini, Komisi II DPR RI dan Pemkab HST berharap dapat terus memperkuat sinergi dalam memberikan pelayanan sosial yang nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat Hulu Sungai Tengah. ( Hendra )