Penyerang Polsek Daha Simpatisan ISIS, Legislator Kalsel: Agamanya Kurang

apahabar.com, BANJARMASIN – Kemunculan jaringan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS), organisasi yang dicap teroris di Kalimantan Selatan mengundang perhatian Anggota Komisi V DPR RI, Rifqinizamy Karsayuda.

Membawa atribut ISIS, seorang simpatisannya menyerang Markas Kepolisian Sektor (Mapolsek) Daha Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Senin (1/6).

Penyerangan brutal saat dini hari itu menewaskan satu orang anggota polisi, Brigadir Leo Nardo Latupapua. Saat itu Leo sedang piket bersama dua polisi lain tewas akibat sabetan samurai pelaku.

Belakangan diketahui, pelaku penyerangan adalah Abdurrahman, warga Desa Baruh Jaya. Desanya, hanya selemparan batu dengan Desa Tumbukan Banyu, tempat tinggal daripada Brigadir Leo.

“Kita berharap agar penegakan hukum lebih dikedepankan dalam menangani permasalahan ini,” ucap legislator asal Kalsel itu dihubungi apahabar.com, Rabu (3/6) siang.

Penegak hukum, kata dia, mesti bersikap objektif dan mampu melihat faktor-faktor yang melatarbelakangi keberadaan ISIS di Bumi Lambung Mangkurat.

“Berbagai elemen negara seperti Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) sebisa mungkin mengungkap akar persoalan dari munculnya radikalisme di Kalsel,” tegas Rifqi.

Politikus PDI Perjuangan itu menduga salah satu penyebab mendasar lahirnya paham radikal di Bumi Antasari yakni kurangnya pemahaman agama.

Sehingga ini merupakan tugas dan tanggungjawab bersama. Mulai dari Majelis Ulama Indoenesia (MUI) hingga tokoh agama lain agar saling bahu-membahu menanggapi problematika tersebut.

Adapaun, penyebab lain terkait kesejahteraan, ekonomi, dan pemahaman politik.

“Saya kira pemahaman politik para guru-guru agama harus di kedepankan dalam dinamika berbangsa dan bernegara. Ini perlu satu napas, baik dari pemerintah pusat maupun daerah,”cetusnya.

Ia mengimbau kepada gubernur, bupati maupun wali kota agar membangun koordinasi yang baik dengan para tokoh agama di Banua.

“Dengan tujuan agar umat bisa memiliki pemahaman yang utuh terkait kehidupan bermasyarakat,” pungkasnya.

Sumber: https://apahabar.com/2020/06/penyerang-polsek-daha-simpatisan-isis-legislator-kalsel-agamanya-kurang/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.