Rifqinizami Terima Penghargaan Assalaam Award di Puncak Peringatan 40 Tahun PPMI Assalaam Surakarta

SAMPULNUSANTARA.COM – Muhammad Rifqinizamy Karsayuda terima penghargaan Assalaam Award dari Pondok Pesentren Assalaam, pada acara puncak peringatan 40 tahun Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam Surakarta, Provinsi Jawa Tengah, di Gedung Assalaam Center, Minggu (07/08/2022).

Setelah menerima undangan untuk menghadiri acara Assalaam Award, Bang Rifqi panggilan akrabnya itu mengaku, tidak menyangka akan menerima penghargaan dari tempat ia dulu menimba ilmu agama selepas lulus Sekolah Dasar.

“Jujur, Saya meneteskan air mata tadi. Teringat betapa besar pengorbanan Abah (Alm) dan Mama, menyekolahkan anaknya ke Tanah Jawa kala itu, dan disini saya dulu saya duduk belajar,” katanya.

Ia yang juga menjabat sebagai tokoh publik Anggota DPR RI ini melanjutkan, hari ini Pondok Assalaam berusia 40 Tahun, dimana sudah ribuan alumninya menyebar dalam beragam lapangan pekerjaan, profesi dan pengabdian.

“Tentu sampai hari ini Assalaam telah berkontribusi besar pada pembangunan bangsa bahkan dunia,” ucapnya.

Selain dirinya lanjut Bang Rifqi, Assalaam Award memberikan penghargaan kepada Para Alumni, diantaranya Dr. Lalu M Iqbal, Dubes RI di Ankara, Turki, Prof Mahfud Solihin, Guru Besar FEB UGM, Said Hidayat, Bupati Boyolali, Mukti Agung Wibowo, Bupati Pemalang, dan Para Alumni lainnya.

Pada kesempatannya Kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) ini juga turut menyerahkan bantuan dari DPR RI untuk menambah koleksi Kitab senilai Rp. 100.000.000.

“Saya juga memberikan sumbangan untuk menambah koleksi Kitab Kuning, Kitab Arab Kontemporer di Perpustakaan Ponpes Assalaam. Saya berharap, ini dapat menjadi stimulan bagi keterlibatan Alumni pada Pondok tercinta,” harapnya.

Acara yang dihadiri oleh berbagai stakeholder dan pihak-pihak yang berkontribusi dalam perkembangan PPMI Asslaam hingga berusia 40 tahun. Seperti Bupati Boyolali, Pemalang, Ponorogo, Sukoharjo, Kementrian Agama, Dinas Pendidikan, Kodim, Kapolsek, Rektor UMS serta para tokoh-tokoh lainnya.

Dalam acara yang di pandu oleh Hamdan Alkahfi alumni Assalaam tersebut, Ibunda Hj. Siti Aminah Abudllah juga menceritakan perjuangan membangun PPMI Assalaam.

“Saya dan Bapak Abudullah Marzuki itu guru agama SD, saat itu pelajaran agama hanya 45 menit dan dilakukan 1 minggu sekali. Ini yang mengetuk hati kami, bagaimana pendidikan agama anak-anak, akhirnya kami bertekad untuk membangun pendidikan yang seimbang agama dan akademiknya” Terangnya.

Selain itu Rifqizami Karsayuda juga memberikan orasi ilmiah dengan judul “Memantabkan Peran Pesantren dalam Mewujudkan Islam yang rahmatan lil’alamin” juga disampaikan oleh rof. Mahfud Solihin, S.Ag., SE, M.Acc., Ph.D., Ak., CA. Prof. Mahfud merupak alumni ke-4 PPMI Assalaam yang turut diberikan Award atas kontribusi syiar Islam melalui profesinya.

Selain Prof. Mahfud Sholihin, PPMI Assalaam memberikan Award kepada sejumlah tokoh dan Alumni. Pemberian award dengan kategori 1) Lembaga yang berkontribusi bagi kemajuan PPMI Assalaam atau, 2) Alim ‘Ulama’ atau tokoh masyarakat yang berkontribusi dalam memajukan PPMI Assalaam atau 3 (Alumni yang berprestasi dan berkontribusi bagi kemajuan PPMI Assalaam atau memiliki peran strategis dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Dikutip dari assalaam.or.id berikut nama-nama penerima Assalaam Award dalam puncak acara 40 tahun PPMI Assalaam. Diberikan kepada 40 penerima:

1. PT Tiga Serangkai Kembaga penerbitan yang berjasa dalam menyebarkan syiar Assalaam ke seluruh penjuru tanah air, sehingga Assalaam mengalami percepatan pertumbuhan yang signifikan

2. Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah. Lembaga perbankan yang pertama kali menjalin kerjasama dengan PPMI Assalaam pada saat perintisan hingga sekarang, dimana lembaga keuangan lain belum mau bekerjasa sama dengan PPMI Assalaam

3. (alm) H. Abdullah Marzuki Wakif, pendiri, tokoh sentral dan dermawan yang berkontribusi sangat besar bagi keberadaan dan perkembangan PPMI Assalaam

4. (alm) KH Djamaluddin Pendiri, Ulama’, Pimpinan PPMI Assalaam periode 1985 – 1990 yang berkontribusi besar bagi keberadaan dan perkembangan PPMI Assalaam

5. (alm) KH Muhammad Chozin Shiddiq Pendiri, ‘Ulama’, Pimpinan PPMI Assalaam Periode 1985-1994, 1996-2000, 2005-2007 yang berkontribusi besar bagi keberadaan dan perkembangan PPMI Assalaam

6. (alm) H. Umar Nahdi Pendiri dan tokoh masyarakat yang berkontribusi besar bagi keberadaan dan perkembangan PPMI Assalaam

7. (alm) KH Dalhari Nuryanto Ulama’ dan Pimpinan PPMI Assalaam periode 1982-1985 yang berkontribusi besar bagi keberadaan dan perkembangan PPMI Assalaam

8. (alm) H. Muhammad Baedjuri Pimpinan PPMI Assalaam periode 1994-1995 yang berkontribusi besar bagi keberadaan dan perkembangan PPMI Assalaam

9. (alm) Dr. KH. Muhammad Mu’inudinillah Ulama’ dan Pimpinan PPMI Assalaam periode 2005-2007 yang berkontribusi besar bagi keberadaan dan perkembangan PPMI Assalaam

10. KH Muhammad Amir, S.H Ulama’, Tokoh Masyarakat dan ketua pertama BP3 Assalaam, yang berkontribusi besar dalam syiar PPMI Assalaam

11. (alm) Drs. H. Untung Endro Cahyono, M.M Tokoh Masyarakat, aktifis da’wah dan ketua BP3 hingga Majelis Pendidikan Pesantren Kota Malang, yang berkontribusi besar dalam syiar PPMI Assalaam di Malang Raya. Semua putrinya (4 orang) merupakan alumnus PPMI Assalaam.

12. Ustadz Anshori Abdul Jabbar Ulama, muballigh, tokoh masyarakat dan ketua BP3 Jakarta, yang berkontribusi besar dalam syiar PPMI Assalaam di Jadebotabek dan nasional. Semua putra-putrina (6 orang) merupakan alumnus PPMI Assalaam

13. Dr Lalu Muh. Iqbal, M.Hub. Int Duta Besar Republik Indonesia untuk Republik Turki yang telah banyak berperan aktif dalam Diplomasi Internasional bagi kepentingan bangsa dan negara. Pernah menjadi Direktur perlindungan WNI Kementrian luar negeri yang berperan dalam pembebasan dan evakuasi WNI di Nepal, Zaman, Suriah, Fhiliphina, Malaysia dan beberapa negara lainnya Peraih penghargaanmpejabat pimpinan tinggi pratama teladanmkementrian pendayagunaan apartur negara danmreformasi birokrasi

14. Prof. Mahfud Sholihin, S.Ag., SE.,M.Acc., Ph.D., Ak., CA Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis UGM Ketua Dewan Standar Akuntansi Syariah nasional Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia Wilayah Yogyakarta

15. Dr. Misharti, M.Ag Anggota Dewan Perwakilan Daerah RI (DPD RI) Tokoh pendidikan Propinsi Riau. Sebagai Ketua Pimpinan Pusat Wanita Islam periode 2021-2026 Anggota Dewan Kehormatan Adat (DKA) Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau Anggota Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Riau Ketua Umum Wanita Islam Kota Batam dan juga pengasuh beberapa lembaga pendidikan dan panti asuhan di propinsi Riau.

16. Dr. Rifqizami Karsayuda, S.H, LLM Anggota Dewan Perwakilan Rakyat RI (DPR RI) Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia Kalsel Dewan Pakar Perhimpunan Advokat Indonesia

17. Mukti Agung Wibowo, ST, M.Si Bupati Kabupaten Pemalang Jawa Tengah Ketua DPD Bapera (Barisan Pemuda Nusantara) Pemilik dan Pengusaha PO Dewi Sri

18. M. Said Hidayat, S.H Bupati Kabupaten Boyolali Jawa Tengah Pengusaha di Bidang Minyak dan Gas Dan aktifis di berbagai organisasi social kemasyarakatan

19. Rita Pranawati, S.S, M.A Wakil Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia, Komisioner KPAI, Wakil ketua majelis pelayanan social PP Muhammadiyah dan coordinator divisi sosialisasi dan perundangundangan Majelis Hukum dan HAM PP Aisyiyah. Juga merupakan penerima Allison Sudrajat Award.

20. Rohmad Ahe Suphianto S.Ag Founder Program Belajar Baca Ahe Anak Hebat Yang saat ini tersebar di 32 Propinsi. 273 kabupaten/kota dg 5.664 unit layanannya.

21. H. Asrul Sani, ST Inisiator dan penggerak komunitas peduli muslim flores, komunitas dhuafa bahagia di NTT dan pengasuh beberapa pesantren yatim dan dhuafa di NTT, Sumatera Barat dan lampung sekaligus Ketua PCNU Kabupaten Nagekeo NTT

22. dr. Henry Hidayatullah,M.Si Salah Satu Pendiri MERR-C Indonesia Inisiator RS Indonesia di Palestina Pimpinan Beberapa Rumah Sakit di Indonesia

23. Kolonel Chb Moch Arfah Ashari, S.Sos, M.Si. Direktur Penelitian dan Pengembangan Pusat, Sandi dan Cyber TNI Angkatan Darat

24. Letkol Inf Dr. Fatkhul Zuhdi, M.Pd.I Kasdim 0504 Jakarta Selatan

25. H. Sholahudin Sirizar, M.A Muballigh, aktifis da’wah juga Direktur Pondok Pesantren Imam Syuhodo Sukoharjo Jawa Tengah dan Pengurus PDM Jawa Tengah

26. Dr. Muhammad Zuhaery, MA. Muballigh, Aktifis Da’wah serta Pimpinan Pondok Pesantren Islam Al Iman Magelang.

27. Dr. Bethania Kartika, M.A Head Of Halal Awareness, International Institute For halal Research and Training, Dosen di International Islamic University of Malaysia

28. Ade Muzaini Azis, Lc, M.A Muballigh dan aktifis da’wah, Syuriah PWNU DKI Jakarta Lajnah Falakiyah NU Banten Komisi Fatwa MUI Tangerang Banten

29. Wiwin Oktasari, LC, MHSc Muballighoh, Ketua Majelis Ilmu Anas di pekanbaru, Ketua Yayasan Anas Saputra dan wakil ketua Yayasan Imam Ghozali Pekanbaru Riau juga menjadi Pembina Pesantren Hijrah Akhwat Indonesia

30. DR(HC) Ikhwanul Mujahidin, Lc, M.Pd Inisiator gerakan 50.000 Huffadz seluruh Indonesia dan gerakan one village one hafidz qur’an, Pimpinan Pesantren Tahfidz Darul Hufadz Lampung dengan ribuan santri

31. Ahmad Mubarok Al Hafidz Pimpinan Pondok Pesantren Tahfidz Askar Bogor Jawa Barat

32. Siti Zulaikha, M.Ag Ketua Yayasan dan Pimpinan Pondok Pesantren Ar Rosyidah Magetan Jawa Timur

33. Dr.Sudarmaji, MSi Ketua Yayasan Al Bayan, Perintis Pondok Pesantren Barokah Kalimasada

34. Kamal Musthofa, S.E Pengusaha di bidang adventure, kuliner dan alat tulias dengan lebih dari 10 cabang di Jawa Tengah dan Jogjakarta dan aktif menjadi donator bagi kegiatan santriwan dan santriwati

35. AR. Sugeng Riyadi, S.Pd, M.Ud Pegiat astronomi yang menjadi inisiator Observatorium Assalaam dan Club Astronomi Santri Assalaam, Ketua Umum DPP Astrofisika dan menjadi anggota Badan Hisab Rukyat kemenag RI

36. Dr. Agus Riwanto, S.H, C.L.A Direktur Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum UNS Surakarta, Tim ahli Kemenkumham RI dan Kolumnis aktif media nasional dan local

37. H. Wahyu Sih Setiawan, S.E Kepala Desa Gonilan Kartasura Sukoharjo, penggagas gerakan desa mengaji dan aktif dalam kegiatan da’wah serta kemasyarakatan

38. Nenny Krisnawaty, S.T Pakar Chemical, Wanita Pertama Indonesia yang menjadi manajer di Total Energy, Total Exploration and Production asal prancis. Juga menjaid pengasuh pondok pesantren dan anak yatim dan kurang mampu.

39. Arifin Nugroho, Lc, M.A Muballigh Nasional di Media elektronik khususnya TV one dan Trans7, pengusaha dan aktifis kegiatan da’wah dan social

40. Arief Kurniawan, LC Perintis dan Pimpinan Pondok Pesantren Tahfidz Al Qur’an Al Arqam Lampung, aktifis da’wah dipropinsi lampung

Sumber: https://sampulnusantara.com/berita-terbaru/rifqinizami-terima-penghargaan-assalaam-award-di-puncak-peringatan-40-tahun-ppmi-assalaam-surakarta/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.